Aksi Simpatik GDD dan JM3 Bagikan Brosur dan Stiker Jokowi-Amin Disambut Hangat Masyarakat Bekasi

0
242
views

DDC, Bekasi – Organisasi Gerakan Daulat Desa (GDD) dan Jaringan Masyarakat Muslim Membangun (JM3) mengadakan aksi simpatik dengan membagikan brosur berisikan karya nyata Jokowi selama memimpin Indonesia di Periode pertama, juga tentang menangkal berbagai isu miring yang merupakan fitnah terhadap Capres Nomor urut 01 itu.

Puluhan orang dari kedua organisasi itu terlihat membagi-bagikan brosur, dan stiker poster cerita dwi mingguan yang berisikan hal-hal positif terkait kinerja Jokowi selama ini. Mereka membagi-bagikan hal itu pada pengguna jalan yang melintasi Jalan Raya Setia Mekar (Indoporlen), Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi sejak pukul 15:00 Wib hingga pukul 22:00 pada Sabtu (06/03/19).

Ibu Dwi Purwanti dan Pak Rahmat, penggerak massa Bekasi Selatan semangat bagikan brosur Jokowi-Amin.

“Brosur Jokowi-Amin Pak, Bu. Kita Lawan Hoaks dan Fitnah. Karya Nyata lebih penting daripada kata-kata fitnah,” kata Dwi Purwanti, seorang penggerak massa wanita di wilayah itu sambil menyodorkan brosur, stiker dan poster.

Para pejuang Jokowi-Amin Bekasi sedang membagikan brosur dan stiker.

Kepada DDC, Dwi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan berbagai pertimbangan, yaitu karena Jokowi kalah di Bekasi pada Pilpres 2014 lalu, juga mengingat di waktu sempit yang masih tersisa, terasa seolah masyarakat masih takut-takut untuk menunjukan dukungannya pada Jokowi-Amin.

Salam 1 Periode Lagi.

“Dari 12 kecamatan, hanya satu kecamatan yang unggul Jokowi-JK waktu itu, yakni di Kecamatan Pondok Melati. Prabowo – Hatta menang di Bekasi Selatan ini dengan selisih suara sebanyak enam ribuan. Oleh karena itulah, maka kita menggelar aksi ini, yang rencananya akan kita laksanakan setiap hari, selama satu minggu full. Kita targetkan kali ini Jokowi-Amin menang 65%. Selain itu, kita juga melihat bahwa masyarakat terkesan kuat takut-takut untuk menunjukan dukungannya pada Jokowi-Amin. Kita harap dengan aksi ini nantinya akan membuat perasaan itu mencair, ini pesta rakyat, rakyat tidak boleh takut,” ujarnya berapi-api.

Hingga malam tetap semangat untuk Jokowi-Amin.

Hal senada juga diungkapkan oleh Syaiful Amin Lubis, Ketua Umum Jaringan Masyarakat Muslim Membangun (JM3) melalui sambungan seluler. Syaiful mengatakan bahwa harus ada pergerakan rakyat yang real di sisa waktu terakhir ini untuk memenangkan hati rakyat agar memilih Jokowi-Amin.

“Waktu tinggal sedikit lagi, cara-cara seperti ini kita harapkan efektif untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri masyarakat. Jangan takut, kita bukan melakukan hal yang melanggar hukum, justru kita sedang berpesta rakyat. Bagaimana mau berpesta kalau pemilik pestanya merasa takut?” ujarnya diplomatis.

Brosur yang dibagikan sebagai kontra hoax dan fitnah.

Selain membagikan brosur, stiker dan poster, sebelumnya juga diadakan Senam Aerobik setiap pagi. Kemudian di malam hari dibuatlah Panggung Komunitas Bersama, yang diisi dengan menyanyikan lagu-lagu oleh siapa saja yang mau menyumbangkan suaranya.

Masyarakat terlihat antusias melihat aksi simpatik itu, tak sedikit yang berhenti, bertanya bahkan mampir masuk ke dalam Markas Pejuang Jokowi-Amin Bekasi itu. Mereka umumnya mengaku baru tahu kalau ada aksi dan markas juang itu. Beberapa yang singgah ikut juga menyumbangkan suaranya, bernyanyi bersama seperti seorang bapak dari komunitas Betawi Bekasi yang menyanyikan lagu “Malam Minggu” nya Benyamin S.

Putih adalah kita.

Menurut informasi yang diterima dari seorang penggerak Posko Nyablon Gotong Royong Bekasi, Edy, hingga saat ini telah terbentuk posko nyablon sebanyak 60 titik di desa-desa Kabupaten Bekasi.

“Target kita ya sebanyak-banyaknya, senang melihat masyarakat antusias menyambut gerakan kita ini. Dari hari ke hari sepertinya akan semakin banyak yang terpanggil. Masyarakat kita kan umumnya begitu bang, kalau sudah mepet baru keluar aslinya,” ujar Edy yang mengaku bekerja sebagai buruh di sebuah perusahaan swasta itu. (DDC, Igan)

Tinggalkan Balasan