Perang Bandar Vs Rakyat Berdaulat

0
345
views
Perang Bandar Vs Rakyat

DDC, Jakarta – Alkisah dalam peradaban manusia, peperangan seringkali menjadi cara untuk memperebutkan kekuasaan. Baik peperangan fisik secara langsung dan terang2an maupun perang diplomasi yang lebih bergelap-gelapan, melalui tak-tik dan strategi komunikasi untuk menggalang kekuatan.

Dan dalam keduanya itu selalu melibatkan pihak pemodal (Bandar) yang umumnya jarang muncul ke permukaan. Bandar selalu mengambil posisi dibalik layar, menjadi dalang yang ikut memainkan peranan penting dalam perang perebutan kuasa itu.

Perang Bandar Vs Rakyat Berdaulat

Seperti saat ini, di negeri tercinta yang sedang dalam tahap perang politik, melalui sistem demokrasi, Pemilu 2019. Propaganda, Agitasi, Kampanye, dan permainan isu, hoax serta penggiringan opini dilakukan setiap saat baik dalam kelompok masing2 maupun di ruang publik, serta pemanfaatan media komunikasi sosial media.

Penggiringan opini dengan hastag #2019gantipresiden, pemanfaatan moment angka 212, penyebaran hoax dan ujaran kebencian ala saracen, buni yani, Ratna Sarumpaet, dan habib bahar, adalah aplikasi politik dalam rangka memenangkan Pemilu 2019 nanti.

Ada udang di balik batu, kata pepatah dulu. Dalam dunia politik perumpamaan itu bisa disebut “Ada Bandar di balik Pemilu !!”

Ada bandar dibalik aksi, agitasi, propaganda, penyebaran hoax, penyebaran isu SARA, penyebaran ujaran kebencian, politik devide et impera yang dulu terbukti sukses dilakukan perusahaan dagang Belanda, VOC untuk menguasai negeri ini.

Segala isu, hoax dan fitnah juga ujaran kebencian akan dipropagandakan, dan diviralkan untuk mencapai kekuasaan di legislatif dan di eksekutif (Pilpres). Simbol-simbol keagamaan pun tak luput dieksploitasi demi kepentingan suara. Penggunaan istilah Ijtima Ulama, hingga perang badar pun akan kembali digaungkan.

Perang Bandar Vs Rakyat Berdaulat

Lantas apa solusi bagi kita semua untuk melalui situasi yang penuh agitasi ke depan ini?? Agar ancaman disintegrasi bangsa bisa diminimalisir dan demokrasi tetap menjadi Pesta Rakyat..??

Negara melalui KPU sudah memberikan jawabannya, tema Pemilu 2019, yaitu “Rakyat Berdaulat Negara Kuat..!!”

Salam Rakyat Berdaulat dan Indonesia Kuat..!!

Penulis, Yulius L Tarigan. Deklarator GDD, Jemari dan AL-JAMIN, dan PRB Darurat.

Tinggalkan Balasan