Pantai Batu Hoda Tigaras Destinasi Wisata Baru di Danau Toba

0
1839
views
Pantai Batu Hoda Tigaras Destinasi Wisata Baru di Danau Toba

DDC, Sumut – Untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan, Danau Toba bakal memiliki destinasi wisata pantai yang diberi nama Batuhoda Beach, yang terletak di desa Parbalohan, Kecamatan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

Pantai Batu Hoda di desa Parbalohan, Tigaras.

Pantai ini akan resmi diluncurkan awal September mendatang. Pantai ini masih dalam tahap penyelesaian di beberapa bagiannya. Terkait hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro beberapa waktu lalu mengatakan, keberadaan pantai ini berkaitan erat dengan legenda masyarakat setempat.

Legenda Kuda

Dijelaskan Ombang, masyarakat percaya jika dahulu ada kuda yang datang dari perairan dan terdampar di sini. Namun ia kesepian. Kuda itu mencari pasangan tapi tidak didapat. Akhirnya ia pun diam membatu. Batu tersebut dipercaya berada dipinggiran pantai dan diapit batu-batu lain.

“Dari kisah itu, pantai ini kemudian diberi nama Batu Hoda, yang artinya adalah batu kuda. Kebenarannya kita tidak tahu, karena itu legenda. Tapi masyarakat sekitar mempercayai hal tersebut,” terang Ombang.

Menurut Ombang, Pantai Batu Hoda adalah milik seorang warga. Namun, pengelolaan pantai ini dikerjasamakan dengan Dinas Pariwisata Samosir.

“Lahannya punya warga. Tapi dikerjasamakan dengan kita. Termasuk desain dan pengelolaannya itu dari kita. Nantinya kita juga merangkul masyarakat untuk berjualan di sini. Sistemnya bagi hasil. Tapi kulinernya juga ada standar kualitasnya. Karena kita tidak hanya merangkul wisatawan lokal dan nusantara, tetapi juga mancanegara,” ungkap Ombang.

Konsep Pantai Batu Hoda sangat kekinian. Pantai di pinggiran Danau Toba itu memiliki sejumlah spot yang Instagramable. Ada spot berkonsep rumah, dan spot love. Ada juga lokasi di ketinggian yang bagus viewnya.

Terdapat juga sebuah rumah pohon berbentuk rumah burung. Ikon pantai ini adalah sebuah patung kuda hitam. Patung ini terbuat dari material ban bekas. Menurut Ombang, patung ini dibuat oleh seniman lokal.(DDC, Igan, Liputan6)

Tinggalkan Balasan