Rakyat Yogya Tolak Hoax dan Fitnah dengan Atraksi Budaya Rakyat

0
305
views
Mas Yuda gelar aksi tolak hoax dan fitnah dengan hiburan kesenian untuk wisatawan di depan Gedung Agung Yogya (Foto : Surya Adi Lesmana)

DDC, DIY – Hoax dan fitnah yang mengancam perpecahan semakin memanas jelang tahun politik 2019. Menyikapi hal itu, masyarakat  yang tergabung dalam Masyarakat Yogya Untuk Pemilu Damai (Mas Yuda) mengecam kerasnya penyebaran hoax dan fitnah, dengan cara santun yaitu atraksi budaya.

Mereka menampilkan keragaman budaya, mulai dari tarian, hingga kuda lumping sebagai simbol penolakan terhadap hoax dan fitnah di depan Gedung Agung Yogya, Minggu (5/8/18). Pertunjukkan budaya tersebut sekaligus sebagai hiburan bagi wisatawan, dan mempopulerkan kekayaan seni tradisi rakyat Yogya pada turis mancanegara yang sedang bertamasya.

Kordinator Mas Yuda, Toto Ispurwanto mengatakan, tahapan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 baru saja dimulai, namun ketegangan di masyarakat langsung terasa. Bahkan di beberapa daerah cenderung memanas. Sebagai miniatur Indonesia dan pusat pergerakan damai, sudah selayaknya Yogya jadi penggerak Pemilu 2019 yang damai dan berintegritas.

“Benih kegaduhan pemecah persatuan dan kesatuan bangsa terkait Pileg dan Pilpres 2019, saat ini sudah terpapar massif di media sosial,” ungkap Toto.

“Dari sekedar propaganda sentimen SARA, bayang-bayang aksi radikal terorisme hingga provokasi dalam bentuk perang tagar,” paparnya.

“Kami berinisiatif dan memilih langkah preventif untuk mencegah, menangkal dan mengeliminasi potensi konflik di masyarakat dengan mendeklarasikan 2019 Pemilu di Yogya damai dan berintegritas,” tegas Toto.

Menurutnya, sikap yang diambil adalah menolak segala bentuk politisasi agama dan menolak segala bentul tagar pemecah belah bangsa. Juga mendorong semua pihak turut serta dalam menciptakan situasi politik yang sejuk, damai dan penuh kenyamanan. (DDC, Igan, KRJogja)

Tinggalkan Balasan