Caleg PDIP 2019 Eks Pendiri PKS Tutup Usia

0
293
views
Caleg PDIP Dapil V Bogor, yang juga salah seorang pendiri PKS tutup usia.

DDC, Jakarta – Caleg PDIP untuk Pileg 2019 nanti, yang juga pendiri Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), Yusuf Supendi, dikabarkan meninggal dunia. Yusuf akan maju sebagai bakal calon anggota legislatif dari PDIP untuk Dapil V Jabar, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Benar, Beliau kecapekan karena persiapan pencalegan dan pelatihan bacaleg,” kata Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratiko, Jumat, 3 Agustus 2018.

Hendrawan bersama keluarga besar PDIP menyampaikan rasa bela sungkawa atas meninggalnya Yusuf Supendi. Selain Hendrawan, sejumlah politikus dari PKS pun menyampaikan turut berduka atas meninggalnya Yusuf Supendi lewat akun Twitter, begitu juga siaran via akun Twitter resmi DPP PKS @PKSejahtera pagi ini, Jumat (3/8/2018).

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Setiap kita tak pernah tahu kapan gilirannya,” cuit akun tersebut.

Yusuf Supendi dikenal sebagai pendiri Partai Keadilan yang merupakan cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pria kelahiran Bogor, 15 Mei 1958, ini pernah menjadi anggota DPR periode 2004-2009 dari Fraksi PKS.

Tahun 2010, dia dipecat dari PKS. Saat itu dia menjabat sebagai wakil ketua Dewan Syariah PKS. Saat itu dia menjabat sebagai wakil ketua Dewan Syariah PKS. Dia diberhentikan karena masalah moral. Yusuf menggugat PKS atas pemecatan itu, namun gugatan Yusuf ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2012.

Tak hanya memperkarakan PKS, mantan anggota DPR periode 2004-2009 ini juga pernah melaporkan para petinggi PKS atas dugaan menerima gratifikasi dan penggelembungan dana seorang calon Gubernur DKI Jakarta, 2009.

Sekeluarnya dari PKS, pada 2013, Yusuf bergabung ke Partai Hanura. Di Partai besutan Wiranto itu, caleg PDIP itu maju menjadi calon legislatif DPR pada pemilu 2014, namun gagal mendapat kursi.

Alasannya pindah ke PDIP karena membaca berbagai hasil riset, salah satunya Saipul Mujani yang menunjukkan 70 persen pemilih PDIP adalah kaum santri, muslimin yang taat beragama.

“Jika sekarang PDIP dipersepsikan sebagai partai anti Islam dan simpatisan PKI, saya bersama rekan-rekan akan berupaya mengubah persepsi itu,” ujar Yusuf.

“Saya bertafakur, mohon izin dan doa restu dari ibunda tercinta, serta konsultasi kepada para tokoh agama, jamaah pengajian, peneliti, dan para pengacara, maka mantaplah pilihan dan ijtihad politik saya bergabung dengan PDIP.” Yusuf menyampaikannya melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 17 Juli 2018.

politikus PDIP Eva Sundari saat dikonfirmasi, Jumat (3/8/2018) mengatakan rencananya almarhum Yusuf Supendi akan disalatkan di Masjid Arrahman, Kalisari, Jakarta Timur selepas salat Jumat, dan dimakamkan di TPU Kalisari,  Jl. Manunggal Bakti / Kenanga Kalisari, Pasar Rebo.

Yusuf Supendi diketahui beralamat  di daerah Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur. (DDC-Igan)

Tinggalkan Balasan