Pawai Obor Asian Games 2018 Gairahkan Pariwisata Danau Toba

0
297
views
Kirab obor asian games 2018 di danau toba diharap mampu gairahkan kembali paraiwisata danau toba pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun.

DDC, Sumut – Kedatangan api obor Asian Games 2018 diharapkan memberi dampak positif bagi pariwisata Danau Toba. Karena, perkembangan pariwisata danau vulkanik terbesar di dunia itu tersendat usai kecelakaan tenggelamnya KM Sinar Bangun pada 18 Juni 2018.

“Kami ingin memperkenalkan kembali Danau Toba melalui Asian Games,” kata Kepala Seksi Kesenian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun, Riten Sipayung, sebagaimana dilansir Antara.

“Supaya wisatawan, dari negara mana pun, tahu kita terbuka. Kita dari dinas pariwisata siap membantu dan melayani wisatawan,” tambahnya.

Kirab obor Asian Games rencananya diarak di beberapa titik Danau Toba, Rabu (1/8/2018). Api datang setelah sebelumnya mengunjungi Banda Aceh.

Prosesi ini secara resmi dimulai dari Yogyakarta pada 19 Juli lalu. Sehari sebelumnya, api dari lokasi pertama Asian Games, New Delhi, digabungkan dengan api abadi dari Mrapen.

Terkait dengan musibah yang terjadi medio bulan silam itu, Riten menyatakan peristiwa tersebut merupakan bencana.

“Walaupun di balik itu ada kesalahan manusia juga, namun itu lebih besar bencana alam. Namun kita sudah mengetahui itu semuanya dan tetap berkomitmen agar Danau Toba pantas untuk dinikmati dan nyaman,” ujarnya.

Senada dengan Riten, PJ Gubernur Sumut, Eko Subowo mengatakan kesempatan hadirnya Kirab Obor Asian Games 2018 dapat mendongkrak angka wisatawan di Danau Toba.

“Kirab ini untuk kembali menggelorakan potensi wisata Danau Toba, Budaya, dan Kuliner agar program sport tourism atau wisata olahraga yang sedang digelorakan dapat berkembang dengan baik dan dapat mengeksplore sumber daya alam yang dimiliki oleh Sumut,” katanya saat memberi sambutan di Pantai Lumban Bulbul, Balige, Rabu (1/8/2018).

“Besok 2 Agustus 2018 penilaian dari UNESCO Global Geopark akan datang memberikan penilaian agar Danau Toba dapat diakui dan dicatat oleh UNESCO dan diakui dunia sebagai daerah objek wisata yang eksotis,” tambahnya.

Karena itu ia mengajak setiap daerah di kawasan Danau Toba agar menjaga kebersihan dan keamanan danau terbesar di Dunia ini. (DDC-Igan)

Tinggalkan Balasan