Berwisata Religi di Desa Bobuho Taman Wisata Bongo Gorontalo

0
1196
views
wombohe (pondok) khas Bongo dengan kolam renang yang jernih, para wisatawan bias bermain air sepuasnya tanpa dipungut biaya

Daulatdesa.com, Gorontalo – Jika anda berkesempatan untuk berwisata ke Gorontalo, salah satu destinasi wisata favorit para wisatawan dan menjadi salah satu tempat yang wajib anda kunjungi adalah Desa Bobuho. Desa Bobuho yaitu sebuah desa yang terkenal kental akan nuansa religi para penduduknya.

Desa Bobuho atau yang lebih dikenal dengan nama Taman Wisata Bongo merupakan tempat wisata religius yang terletak di Kecamatan Batuda’a Pantai, Gorontalo. Penduduk di desa religi Gorontalo ini dominan beragama muslim, mereka sengaja membangun desa Bongo sebagai desa religi yang bertujuan menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Saat berkunjung ke desa religi ini, Anda akan disambut dengan senyum ramah penduduk setempat. Lingkungan desa religi Gorontalo ini sangat asri dan nyaman, ditambah dengan pemandangan alam yang dapat menyejukan mata.

Desa Wisata Religi Bongo menyimpan banyak sejarah religi yang biasa dikunjungi, diantaranya:

Masjid Walima Emas yang terletak di puncak bukit. Masjid yang berukuran 10×10 meter ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Disini anda dapat menikmati pemandangan laut biru yang terhampar luas di depannya. Keunikan masjid ini terdapat pada bentuk kubah masjid yaitu Walima yang akan terang dan bersinar ketika menjelang malam hari.

Tidak hanya itu, di dalam masjid ini juga terdapat kalender Islam atau kalender Hijriah terbesar di dunia.

Karena letaknya yang berada di puncak gunung, melalui masjid ini pandangan mata anda bisa menyapu semua keindahan alam dari segala penjuru mata angin, ada birunya Teluk Tomini, punggung bukit yang berjejer, perkampungan warga yang damai dan kelokan jalan kecil meliuk di punggung bukit.

Adapula kolam Miem, sebuah kolam dengan air pegunungan alami yang dingin dan sejuk. Kolam ini terletak di puncak bukit dan bersebalahan dengan Masjid Walima Emas. Selain itu, ada Museum Goa dan Museum Batu yang merupakan peninggalan leluhur desa Bongo. Didalam museum ini terdapat buku-buku dan foto-foto peninggalan para leluhur yang dapat dilihat oleh para pengunjung museum.

Di tempat yang sama juga terhampar ratusan fosil kayu yang ditata serupa karya instalasi seni, yang dinamakan sebagai Museum Fosil Kayu. Fosil-fosil kayu berusia jutaan tahun ini adalah guratan perjalanan alam Gorontalo.

Pengunjung bisamelihat langsung ribuan fosil dan mendapatkan informasi tentang benda-benda itu. Ada papan penjelasan yang menerangkan proses terjadinya fosil kayu itu.

Hal lainnya yang dapat dinikmati adalah kebudayaan yang dapat dipelajari, baik sejarah maupun tradisi desa Bongo.

Untuk menuju tempat wisata ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan jarak tempuh hanya sekitar 20 menit dari ibukota Gorontalo. Anda juga bisa menggunakan perahu yang disewakan oleh masyarakat sekitar yang notabene adalah para nelayan.

Anda bisa menikmati kecantikan alam Gorontalo di atas laut Tomini. Jika melalui jalan darat pun, di sepanjang perjalanan, anda juga bisa memandang keindahan alam yang masih asri. Sehingga kita tidak akan merasa bosan selama di perjalanan. Perjalanan menuju desa Bongo ini di sisi kiri dan kanannya kita dapat lihat pemandangan pegunungan, banyak pepohonan yang tinggi-tinggi dan masih terjaga kelestariannya.

Bongo adalah keajaiban perubahan sebuah desa terpencil. Dahulu, desa Bongo adalah wilayah miskin yang masih terisolir, sekarang desa Bongo diubah menjadi desa mandiri yang mempunyai sejuta pesona keindahan alam. Hal itu bisa kita lihat dari view desa ini, dimana desa Bongo diapit sebuah bukit karst besar yang biasa disebut Gunung Tidur serta keindahan Teluk Tomini yang berwarna biru.

Selain alam yang indah, di sini masyarakat juga menawarkan keindahan tradisi tua dalam bentuk Upacara Walima yang dilaksanakan setiap Maulid Nabi Muhammad SAW.

Desa Bongo memiliki udara segar sepanjang tahun tanpa ada hiruk pikuk kehidupan kota, dan pesona perbukitannya yang berpayung langit biru dengan pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi. Di sini juga ada wombohe (pondok) khas Bongo dengan kolam renang yang jernih, para wisatawan bias bermain air sepuasnya tanpa dipungut biaya.

Wombohe ini menjadi tempat berteduh sekaligus penghilang penat para wisatawan. Bentuknya unik dan memiliki fungsi seperti rumah, di bagian bawah memiliki ruang terbuka yang digunakan untuk bercengkerama dengan keluarga atau sahabat sambil menikmati udara segar, sementara bagian atasnya dapat digunakan untuk beristirahat.

Sebelum menikmati wisata di Gorontalo, pastikan anda selalu update soal harga tiket hotel murah. Banyak sekali pilihan hotel di Gorontalo yang menawarkan harga sesuai budget anda.

Sebagai referensi, anda bisa booking hotel murah melalui reservasi.com. Disini anda bisa mendapatkan banyak referensi juga pesan hotel murah dengan aman, nyaman, dan tidak perlu khawatir booking-an anda tidak terdaftar, karenareservasi.com bekerjasama dengan ribuan hotel di Indonesia dan kawasan Asia untuk memudahkan anda menikmati perjalanan. (DDC-Igan, PulauTidung)

Tinggalkan Balasan