Visi Misi Djarot-Sihar Lebih Jelas dan Terukur Di Debat Publik Terakhir

0
905
views
Djarot-Sihar lebih jelas menerangkan visi dan misinya

Daulatdesa.com, Jakarta – Pada Debat Publik terakhir (putaran ke-3) yang disiarkan langsung oleh beberapa stasiun Tv pada Selasa, 19 Juni 2018 terlihat bahwa sejak awal, di pembacaan Visi dan Misi dari kedua pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara, pasangan Calon Gubernur Sumatera Utara No. 2, Djarot-Sihar (Djoss) lebih jelas dan terukur daripada pasangan Eramas.

Pasangan Eramas saat menyampaikan Visi dan Misinya hanya menyebutkan soal ketimpangan hukum yang menurut Edy Rahmayadi “Tumpul ke atas namun tajam ke bawah”.

Bahkan Edy terkesan cenderung menggunakan kesempatan itu sebagai kampanye oposisi terhadap pemerintah pusat saat ia berpantun, ” Alangkah elok emas dan intan, sering dipakai berhias diri. Alangkah elok hukum dan HAM dibicarakan, tapi yang dirasakan keberpihakan dan kriminalisasi”

Kemudian ia menyelesaikan penyampaian Visi dan Misinya dengan kalimat, “Namun kami akan tetap berjuang untuk menegakan hukum dan HAM di Sumatera Utara ini, karena kami yakin masih banyak orang baik di Sumut ini, dan kami yakin bahwa Tuhan akan menolong kita semua.”

Moderator mengingatkannya bahwa ia masih memiliki waktu sekitar setengah menit, namun ia tidak memanfaatkan waktu sisa itu, demikianpun Calon Wakilnya, Musa Rajekshah yang tidak juga menggunakan waktu sisa tersebut.

Sementara itu, Pasangan Djoss yang diawali oleh Djarot Saiful Hidayat, menyampaikan Visi dan Misi Djoss dengan lebih jelas, dan bahkan ditutup dengan penjelasan oleh Calon Wakilnya, Sihar Sitorus.

Djarot membuka dengan mengucapkan salam dan juga menyapa pasangan Eramas, lalu menyapa semua hadirin dengan mengucapkan Selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir batin. Kemudian Djarot menerangkan bahwa cara memperjuangkan Visi dan Misinya serta sekaligus menegakan keadilan bagi seluruh warga Sumut adalah dengan memberikan hak-hak masyarakat melalui “3 Kartu Sakti Djoss” yakni Kartu Sumut Pintar, Kartu Sumut Sehat dan Kartu Sumut Keluarga Sejahtera”.

“Oleh karena itu, kami akan menegakan hukum dengan memberikan Hak-hak warga Sumut dengan memberikan Kartu Sumut Pintar, Kartu Sumut Sehat dan Kartu Sumut Keluarga Sejahtera” terang Djarot Saiful Hidayat yang disambut tepuk tangan riuh dari pendukung, relawan dan simpatisan Djoss yang hadir.

Saat Djarot mengatakan hal di atas, Sihar Sitorus yang berdiri disampingnya menunjukan kepada hadirin 3 lembar kertas yang disebut sebagai 3 Kartu Sakti Djoss tersebut.

Djarot lalu menambahkan bahwa cara bagi ketiga kartu Sakti Djoss tersebut adalah dengan mengelola Anggaran dan Pendapatan Daerah (APBD) secara transparan. Menurutnya itu adalah kunci dan cara untuk menegakan keadilan agar berpihak pada rakyat serta membuka lapangan kerja seluasnya bagi masyarakat,

Kemudian di sisa 40 detik waktu, Sihar Sitorus menambahkan tentang Visi dan Misi Djoss, ia memulainya dengan mengutip sejarah bahwa Lafran Pane adalah salah seorang pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Liberty Manik pencipta lagu ‘Satu Nusa Satu Bangsa’ yang telah mewariskan wawasan kebangsaan dan Hak-hak Asasi Manusia. Sehingga menurut Sihar Sitorus wajib warisan itu wajib dibuktikan dengan memberikan hidup yang layak bagi 7000-an guru honor dan 31.000-an perawat serta bidan di Sumut.

Sihar Sitorus juga mengajak anak muda dan generasi milenial untuk berkreasi bagi terciptanya Sumut: Semua Urusan Mudah dan Transparan.

“Lafran Pane adalah salah seorang pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Liberty Manik pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa, nereka telah mewariskan wawasan kebangsaan dan Hak-hak Asasi Manusia, sehingga kita wajib menegakan keadilan dengan memberikan hidup yang layak bagi 7000-an guru honor dan 31.000-an perawat serta bidan di Sumut. Anak muda dan generasi milenial, berdirilah paling depan dengan ide dan kreativitasmu. Kalian akan tampil di gedung kreasi yang baru. Itulah Sumut yang mudah dan transparan,” tutup Sihar Sitorus tepat saat waktu yang diberikan pada pasangan Djoss habis. (DDC-Igan)

Tinggalkan Balasan