Ketua Pendawa DPW Sumut Haji Ruslan Menanggapi Buya Maarif dan Mahfud MD

0
836
views

Daulatdesa.com, Jakarta – Ketua Pendawa DPW Sumut, Haji Ruslan yang menjadi salah satu Penanggap dalam Dikusi Solutif Kebangsaan “Toa Api Nusantara” bersama GDD, KomIT dan JM3 yang bertemakan “Bangkitnya Kedaulatan dan Martabat Rakyat dalam Demokrasi Pancasila”di Gedung Juang 45, pada 7 Mei 2018 tersebut mengungkapkan bahwa banyak sekali masyarakat kita yang tak paham demokrasi dan politik, ia juga mengatakan bahwa banyak politikus yang terjun ke politik untuk mencari uang. Sehingga akhirnya menyebabkan dunia politik dikotori oleh praktek politik uang, hoaks dan intimidasi. Padahal banyak orang baik, namun tak bisa menang karena tak ada peluang dan tak ingin melakukan cara-cara berpolitik yang merusak seperti itu.

Problematika ini hendaknya menjadi tugas parpol dan segenap masyarakat. Ia juga mengapresiasi panitia dan acara tersebut, serta berharap agar acara diskusi seperti itu juga diadakan di daerah-daerah. Agar virus-virus kebaikan semakin menerangi pikiran masyarakat sehingga menjadi sadar demokrasi dan politik.

Haji Ruslan juga mengapresiasi Pak Mahfud MD dan Buya, bahkan jika Mahfud MD mencalonkan diri menjadi Wapres pak Jokowi, ia akan menjadi orang pertama di Sumut yang akan mendukungnya. Karena ia menginginkan orang-orang yang teruji dan terdidik seperti pak Mahfudlah yang memenuhi ruang politik dan demokrasi kita, yang tentu akan membawa perubahan besar bagi bangsa dan negara.

Karena ketidakpahaman masyarakat akan demokrasi dan politik, maka walau sudah memiliki presiden yang baik dan bekerja keras seperti pak Jokowi pun masih dianggap sebagai tidak baik dan tidak beres. Situasi ini jelas menjadi PR bagi seluruh masyarakat yang peduli pada negara dan bangsa.

Apresiasinya terhadap Mahfud MD bukan karena ia sebagai sesama etnis jawa, melainkan karena memang integritas pak Mahfud yang selalu membuat sejuk bangsa inilah yang menurutnya menjadi kriteria penting, dan khusus untuk Sumatera Utara ia juga menyebut bahwa ada sekitar 57% penduduk bersuku Jawa, yang ia yakini akan mendukung jika Mahfud MD menjadi Cawapres Pak Jokowi.

“Kita berharap bermunculan tokoh seperti Mahfud MD dan Buya Maarif, agar dunia politik dan demokrasi kita semakin sejuk. Bukan karena saya juga orang jawa maka menginginkan pak Mahfud jadi Cawapres pak Jokowi, melainkan karena memang ketokohan dan integritas Prof. Mahfud yang luar biasa. Iso momong dan iso ngayomi kalau orang jawa bilang. Ing Ngarso Sung Tulodhonya ada, Ing Madya Mangun Karsonya ada dan Tut Wuri Handayaninya juga ada. Sehingga sangat pantas menjadi cawapres pak Jokowi, dan saya akan jadi pendukung prof. Mahfud juga seluruh masyarakat jawa di Sumut,” terang Haji Ruslan yang disambut tepuk tangan peserta diskusi.

Diskusi Solutif Gerakan Daulat Desa bersama Jaringan Masyarakat Muslim Membangun dan Komunitas Masyarakat Informatika itu menghadirkan pemateri Prof. Buya Ahmad Syafi’i Ma’arif, Prof. Mahfud MD dan Prof. Hariyono dari BPIP. Untuk lebih jelasnya silahkan simak videonya. (DDC-Igan)

Tinggalkan Balasan