Ali Mochtar Ngabalin, “Ada Penumpang Gelap di Negeri Ini yang Merasa Diri Paling Suci”

0
905
views

Daulatdesa.com, Jakarta – Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin menghadiri diskusi kebangsaan bertemakan “Bersama Melawan Radikalisme dan Terorisme” yang diselenggarakan oleh aktivis angkatan 98 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (29/5/18).

Dalam sambutannya Ali Mochtar Ngabalin menyatakan mendukung gerakan angkatan 98 dan reformasi yang dinilai ditumpangi oleh para penumpang gelap, yang berpahamkan Radikalisme dan menggunakan agama untuk kepentingan-kepentingan politik praktis. Maka dari itu demi membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, ia mendukung sepenuhnya gerakan bersama tersebut.

“JIka diibaratkan dengan sebuah kapal, maka negeri ini adalah kapal besar bersama kita. Tidak boleh ada penumpang gelap di dalamnya, negeri ini harus kita jaga dengan baik, kita rawat dengan baik, tidak boleh ada paham-paham radikalisme, tidak boleh ada paham-paham terorisme, yang ingin merusak negeri ini dengan caci maki, fitnah dan adu domba,” ujarnya dari atas mimbar yang disambut tepuk tangan meriah hampir dua ribuan audiens yang memenuhi ruangan diskusi.

Ngabalin juga mengatakan bahwa Pancasila dan UUD 45 sudah final sebagai ramuan landasan bernegara kita sehingga kebhinekaan harus dijaga bersama.

“Bangsa ini didirikan dengan spirit Pancasila, ada Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan lainnya, oleh karena itu, saya menolak seluruh paham-paham radikalisme dan terorisme, yang menggunakan agama sebagai tameng diri, seolah-olah dirinya paling bersih, paling suci sehinga lalu merasa berhak mengkafirkan orang lainnya,” papar Ali Mochtar Ngabalin.

Ali Mochtar Ngabalin juga menambahkan bahwa kita dan seluruh warga negara yang sadar wajib untuk melawan segala bentuk kekerasan, teror dan intimidasi demi kejayaan bangsa tercinta. (DDC-Igan)

Tinggalkan Balasan