Pria Desa Ini Ciptakan 6 Inovasi Teknologi Tepat Guna

0
145
views

Daulatdesa.com, Banjarmasin – Seorang pria warga Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Ahmad Supriansyah berhasil menciptakan beberapa karya teknologi inovasi tepat guna. Hingga sekarang sudah 6 karya teknologi inovasi yang dibuatnya.

Keenam teknologi inovasi itu adalah Gumbaan Tenaga Surya, teknologi pertama ini bahkan dibuatnya menjadi tiga generasi yaitu gumbaan (alat untuk memisahkan padi yang berisi dan tidak) bertenaga surya generasi I dari barang bekas, gumbaan tenaga surya generasi II dari papan, dan gumbaan tenaga surya generasi III dari aluminium.

Kemudian Mesin Pengaduk Dodol, Mesin Multifungsi Mengupas, Membelah, Memisah, dan Mengiris buah tiwadak, Mesin Pengayak Tepung, Mesin Spinner, Mesin Multifungsi Pengupas Kelapa.

Ahmad Supriansyah mengungkapkan, pertama kali membuat teknologi tersebut pada tahun 2015 karena permintaan dari salah satu dinas untuk diikutkan di pameran nasional di Samarinda.

“Yaitu Gumbaan Tenaga Surya, ide ini muncul melihat gumbaan tradisional yang hanya menggunakan tangan, nah dengan adanya mesin ini petani tinggal diam saja memasukkan benih, sementara mesin yang memutar gumbaannya, karena pakai tenaga surya,” jelasnya.

Bahkan kini dengan teknologi tersebut sampai generasi III sudah ada beberapa warga di Kabupaten Balangan yang tertarik untuk memesan. Ahmad Supriansyah terus bertekad untuk menghasilkan teknologi inovasi tepat guna guna untuk kepentingan masyarakat.

Setelah enam teknologi inovasi yang berhasil dibuatnya, ke depan ide-ide baru akan direalisasikannya satu persatu. Warga Desa Mantimin ini menargetkan setiap tahun diupayakan ada teknologi inovasi tepat guna yang dibuatnya.

“Saya sudah punya ide-ide yang ingin saya realisasikan diantaranya, mobil hybrid dari tenaga mesin rumput, drone dari alat bekas, alat roal pipa, serta mesin multifungsi lainnya,” paparnya.

Selain itu ia juga berkekad mengkomersilkan buatannya tersebut dengan harga yang terjangkau serta bermanfaat bagi kehidupan masyarakat desa. (DD-Igan)

Sumber, Tribun.

Tinggalkan Balasan